Admin
31-12-2025
Penyakit
malaria merupakan salah satu penyakit serius dan mematikan. Penyakit malaria disebabkan oleh infeksi parasit
plasmodium, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina, yang
beredar pada petang sampai pagi hari. Parasit ini akan menetap di organ hati,
berkembang biak, kemudian menyerang sel-sel darah merah.
Malaria disebabkan oleh parasite Plasmodium yang ditularkan
melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Terdapat lima spesies
Plasmodium yang dapat menginfeksi manusia yaitu :
1. Plasmodium
falciparum (paling berbahaya dan menyebabkan malaria berat)
Penyebab malaria tropika yang banyak ditemukan di Afrika,
Asia Tenggara, dan Amerika Selatan. Pengidap malaria falciparum akan merasakan gejala
seperti mual, kelelahan, nyeri badan, pembesaran limpa, nyeri pada perut, otot,
dan persendian, demam, sakit kepala dan anemia. Jika tidak ditangani dengan
baik, malaria tropika dapat menimbulkan gangguan pada otak dan sistem saraf,
serta kelumpuhan dan kejang. Plasmodium falciparum menempati urutan pertama
penyebab kematian akibat malaria.
2. Plasmodium vivax
Penyebab malaria tertiana ringan yang terjadi setiap 3 hari.
Jenis malaria ini adalah yang paling umum dan banyak terjadi. Meski bergejala
ringan, seperti demam dan menggigil, diare dan merasa lelah, penyakit malaria
tertiana bisa melemahkan kekebalan tubuh
3. Plasmodium Ovale
Penyakit malaria yang jarang terjadi, dan banyak ditemukan di
negara-negara Afrika, Ghana, Nigeria dan Liberia. Gejalanya mirip seperti malaria
quartana, yaitu demam dan menggigil, nyeri sendi dan diare. Parasitnya bisa
menetap di organ hati hingga 4 tahun, hingga penyakit ini bisa kambuh kembali.
4. Plasmodium malariae
Penyebab malaria quartana yang jarang terjadi. Gejala yang
timbul berselang empat hari sekali, seperti demam dan menggigil.
5. Plasmodium
knowlesi
Jenis
malaria ini ditemukan pada primate dan dapat menginfeksi manusia. Parasit
umumnya ditemukan di alam pada kera ekor Panjang dan ekor babi. Gejala mirip
dengan Plamodium malariae, tetapi
bisa berkembang dengan cepat menjadi penyakit serius.
Malaria tidak ditularkan melalui kontak langsung dari orang
ke orang, melainkan gigitan nyamuk. Namun, malaria bisa juga ditularkan dengan
cara-cara berikut ini seperti dari ibu kepada bayi dalam kandungannya, jarum
suntik, tranfusi darah, dan transplantasi organ. Malaria dapat terjadi pada siapa
saja. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang
terinfeksi malaria, yaitu
a.
Usia
Anak
berusia di bawah lima tahun lebih rentan terinfeksi penyakit malaria. Orang tua
dan wanita hamil juga memiliki risiko kematian lebih tinggi akibat penyakit
malaria.
Waspadai
jika mengalami berbagai keluhan ini, karena bisa jadi merupakan gejala penyakit
malaria. Gejala-gejala ini bisa muncul beberapa minggu setelah tergigit nyamuk
dan terinfeksi parasite plasmodium yaitu demam, menggigil (panas dingin), sakit
kepala, berkeringat, lesu dan letih, mual dan sakit perut, muntah, diare, nyeri
otot, hilang selera makan, napas cepat, dan detak jantung meningkat.
Penularan
infeksi malaria bisa dicegah dengan cara :
1. Meningkatkan
daya tahan tubuh
Pola
makan sehat dan bergizi seimbang, beraktivitas fisik minimal 30 menit, tidur
yang cukup, minum air putih yang cukup, tidak merokok, menghindari minuman
beralkohol
2. Menghindari
gigitan nyamuk malaria
Memasang
kawat/kasa di jendela dan ventilasi rumah, menyemprot ruangan dengan obat anti
nyamuk, tidur memakai kelambu atau oleskan krim anti nyamuk, memakai pakaian
tertutup yang panjang jika keluar rumah di malam hari.
3. Menjaga
kebersihan lingkungan
Membersihkan
lingkungan dan peralatan rumah tangga secara rutin, Tidak membiarkan air
tergenang di sekitar rumah, Menutup penampungan air jika sedang tidak digunakan,
Tidak menggantung pakaian atau kain bekas pakai dekat tempat tidur
Ada
beberapa langkah yang akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis malaria antara
lain yaitu Anamnesi (wawancara medis), pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang
(tes darah, tes RDT, PCR, dan pemeriksaan laboratorium lain). Jika mengalami
gejala-gejala penyakit malaria ketika baru kembali dari berpergian ke negara
dengan kasus malaria segera melakukan pemeriksaan ke RS terdekat dan lakukan
tes darah. Di UPT Labkesda Kota Surakarta menerima pemeriksaan Mikroskopis
malaria (tes darah) Rp 10.000,-
Tetap konsisten menjalankan pola hidup sehat dan mempelajari
lebih banyak apa itu malaria, agar kita semua bisa mewujudkan Indonesia bebas
malaria tahun ini dan seterusnya.
Sumber
:
https://ayosehat.kemkes.go.id/apa-itu-malaria