Berita

APA ITU FORMALDEHYDE?


Formaldehyde atau formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Formalin dikenal luas sebagai bahan pembunuh hama (desinfektan) dan banyak digunakan dalam industri.

Kegunaan formalin adalah sebagai pembunuh kuman, pembasmi lalat dan berbagai serangga lain , bahan pada pembuatan sutra buatan, zat pewarna, cermin kaca, dan bahan peledak, pengeras lapisan gelatin dan kertas, bahan pembuatan pupuk, bahan untuk pembuatan produk parfum, bahan pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku, pencegah korosi untuk sumur minyak, bahan untuk insulasi busa, bahan perekat untuk produk kayu lapis, pengawet mayat.

Namun, formalin banyak disalahgunakan sebagai pengawet pada makanan seperti ikan segar, ayam potong, mie basah dan tahu.

Ciri-ciri umum pada beberapa makanan yang diduga mengandung formalin untuk jenis mie basah adalah tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar (25 derajat celcius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celcius). Bau mie agak menyengat yakni bau khas formalin, dan mie basah tersebut tidak lengket serta lebih mengkilap dibanding mie tanpa formalin.

Sedangkan tahu yang mengandung formalin tidak rusak hingga 3 hari pada suhu kamar dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es. Tahu keras namun tidak padat dan bau agak menyengat khas formalin. Bentuknya bagus dan kenyal

Bakso yang mengadung formalin tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kabar dan memeliki tekstur sangat kenyal. Sedangkan ikan segar berformalin tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar, warna insang merah tua dan tidak cemerlang serta bau menyengat khas formalin.

Sementara ikan asin mengandung formalin dengan ciri-ciri tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar, warna ikan asin bersih cerah namun tidak berbau khas ikan asin.

Ayam potong yang berwarna putih bersih, awet dan tidak mudah busuk.

Ikan basah yang warnanya putih bersih, kenyal, insangnya berwarna merah tua bukan merah segar, awet sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk.


Dampak formalin pada kesehatan manusia, dapat bersifat

  • Akut : efek pada kesehatan manusia langsung terlihat : sepert iritasi, alergi, kemerahan, mata berair, mual, muntah, rasa terbakar, sakit perut dan pusing
  • Kronik : efek pada kesehatan manusia terlihat setelah terkena dalam jangka waktu yang lama dan berulang : iritasi kemungkin parah, mata berair, gangguan pada pencernaan, hati, ginjal, pankreas, system saraf pusat, menstruasi dan pada hewan percobaan dapat menyebabkan kanker sedangkan pada manusia diduga bersifat karsinogen (menyebabkan kanker). Mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung formalin, efek sampingnya terlihat setelah jangka panjang, karena terjadi akumulasi formalin dalam tubuh.

·         Jika terhirup akan menyebabkan iritasi dan bahkan rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan, sukar bernafas, nafas pendek, sakit kepala, dan dapat menyebabkan kanker paru-paru. Pada konsentrasi sangat tinggi akan menyebabkan kematian.

·         Jika kontak dengan kulit. Uap atau larutannya dapat menyebabkan rasa sakit, keras, mati rasa, kemerahan pada kulit, gatal, dan kulit terbakar.

·         Jika terkena mata akan menyebabkan mata memerah, gatal, berair, kerusakan mata, penglihatan kabur, bahkan kebutaan.

·         Jika tertelan akan menyebabkan mual, muntah-muntah, perut terasa perih, diare, sakit kepala, pusing, gangguan jantung, kerusakan hati, kerusakan saraf, kulit membiru, hilangnya pandangan, kejang, bahkan koma dan kematian.

 

Untuk mengetahui apakah makanan atau bahan makanan bapak/ibu/saudara mengandung formalin dapat diperiksakan ke laboratorium kesehatan dinas kesehatan kota surakarta. Dengan biaya pemeriksaan per sampel Rp.15.000

 

Sumber :

https://dinkes.pasuruankab.go.id/berita-formalin-boraks-dan-rhodamin-b.html

https://theconversation.com/kenali-bahaya-kesehatan-formalin-dan-tanda-tanda-makanan-yang-terkontaminasi-126942

https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/88/FORMALIN.htm

 

Berita Lainnya